Penerapan Artificial Intelligence pada Sistem Prediksi Serangan Jantung
Studi Kasus: Banyaknya kasus kematian mendadak menjadi bukti bahwa memprediksi serangan jantung secara akurat bukanlah hal yang mudah, bahkan bagi dokter ahli sekaligus. Dokter memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk menilai faktor resiko dan memberikan peringatan dini kepada pasien tentang resiko serangan jantung, akan tetapi teknologi komputer dapat menjadi solusi yang lebih baik dan akurat. Solusi: Sekelompok peneliti dari University of Nottingham telah mengembangkan sebuah program komputer yang mampu memprediksi serangan jantung lebih baik daripada dokter. Algoritma yang digunakan pada program ini yaitu random test, logistic regression, gradien boosting dan neural networks. Algoritma tersebut bekerja dengan mengolah rekam medis pasien dan mengembangkan sendiri kriteria-kriteria faktor resiko melampaui standar yang ditetapkan oleh American College of Cardiology atau American Heart Association. Kriteria-kriteria tersebut meliputi beberapa faktor resiko seperti u...